Benoit Saint Denis Tunjukkan Dominasi di UFC 325

Bagikan

UFC 325 yang digelar di Qudos Bank Arena, Sydney, menghadirkan laga menegangkan di kelas ringan. Benoit Saint Denis menjadi sorotan utama setelah mengalahkan Dan Hooker di co-main event. Mantan anggota pasukan khusus Prancis itu kembali menunjukkan gaya bertarung agresif dengan tempo tinggi sejak awal laga.

Benoit-Saint-Denis-Tunjukkan-Dominasi-di-UFC-325

Saint Denis langsung mengincar bantingan untuk menekan Hooker, yang menempati peringkat enam penantang gelar. Hooker sempat mencoba guillotine dan serangan tendangan kaki, tetapi Saint Denis tetap tenang dan terus menekan. Gerakan menunduknya untuk menangkap kaki lawan terlihat berisiko, namun ia menunjukkan keberanian dan kontrol luar biasa.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Ronde pertama ditutup dengan Saint Denis memegang kendali penuh, menekan Hooker melalui kombinasi pukulan dan gerakan bantingan. Hooker kesulitan mengimbangi tempo tinggi yang diterapkan Saint Denis, menandai dominasi jelas petarung Prancis ini di awal laga.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Kemenangan Memukau Melalui Ground and Pound

Ronde kedua menjadi penentu kemenangan Saint Denis. Hooker mencoba membalas dengan bantingan, tetapi justru kehilangan kendali di kanvas. Saint Denis memanfaatkan kesempatan itu untuk mengendalikan lengan Hooker dan mulai menyerang dengan sikutan demi sikutan.

Saint Denis kemudian mengambil posisi samping untuk mengunci arm triangle ke leher dan bahu kiri Hooker. Meskipun Hooker sempat lolos dari kuncian, ia tetap tidak dapat mengendalikan pertarungan. Tekanan konstan dari ground and pound membuat wajah Hooker rusak dan ia tidak mampu melawan lagi.

Wasit akhirnya menghentikan laga dengan sisa 25 detik di ronde kedua. Kemenangan ini mempertegas dominasi Saint Denis yang sebelumnya pernah mengalahkan petarung profil besar lainnya, seperti Beneil Dariush. Rekor Saint Denis kini tercatat 17 menang, 3 kalah, dan 1 no contest, dan ia diprediksi akan naik peringkat dari posisi delapan.

Baca Juga: Fans Real Madrid Tetap Solid, Arbeloa Percaya Tim Bisa Bangkit

Mauricio Ruffy Kembali ke Jalur Kemenangan

Benoit Saint Denis Tunjukkan Dominasi di UFC 325

Selain Saint Denis, Mauricio Ruffy juga mencuri perhatian di kelas ringan. Petarung Brasil ini menghadapi Fiziev, mantan polisi Kirgistan, dan berhasil menang melalui TKO. Ruffy tampil sabar, mengatur jarak, dan menggunakan jangkauan tubuhnya untuk menyerang dengan kombinasi tendangan kepala dan pukulan jab.

Serangan Ruffy mendarat dengan presisi, membuat Fiziev terus mundur menjelang akhir ronde kedua. Tinju kanan Ruffy mengenai pelipis Fiziev dengan keras, membuat lawannya kewalahan dan akhirnya terjepit di pinggir oktagon.

Wasit pun menghentikan laga demi keselamatan Fiziev. Kemenangan ini mengembalikan momentum Ruffy setelah kekalahan dari Benoit Saint Denis sebelumnya. Rekor Ruffy kini menjadi 13 menang, 2 kalah, dengan 12 kemenangan di antaranya diraih lewat KO, menunjukkan kekuatan destruktifnya di kelas ringan.

Kelas Ringan Makin Kompetitif

Hasil UFC 325 menegaskan bahwa kelas ringan tetap menjadi salah satu divisi paling kompetitif di UFC. Benoit Saint Denis menunjukkan kemampuan finishing yang cepat dan agresif, sementara Mauricio Ruffy menekankan pentingnya strategi, jarak, dan kekuatan pukulan.

Kedua petarung ini kini menjadi ancaman serius bagi penantang gelar lain di kelas ringan. Saint Denis siap naik peringkat dan mendekati persaingan juara, sementara Ruffy kembali membuktikan bahwa kekalahan bukan akhir dari karier seorang petarung.

Dengan momentum positif ini, fans dapat menantikan pertarungan menarik berikutnya di divisi ringan UFC. Persaingan semakin ketat, dan nama-nama baru seperti Saint Denis dan Ruffy semakin menunjukkan kualitas mereka di oktagon. Simak terus pembahasan Sport Global terupdate lainnya hanya di sports-vulkanstavka.com.